Monday, January 25, 2010

Hati-hati dengan "Earphone"!

Kamu sering mengenakan earphone saat istirahat, di jalan sambil menunggu bus, atau menjelang tidur??? Hati-hati, percobaan membuktikan bahwa penggunaan earphone bisa berbahaya untuk kesehatan telinga kamu.

Berdasarkan sebuah percobaan yang  baru-baru ini di Amerika Serikat, sekitar 5,2 juta anak berusia 6-19 tahun terganggu pendengarannya gara-gara terlalu sering mendengar musik keras. Salah satu biang masalahnya adalah pemakaian earphone selama berjam-jam dengan volume yang cukup keras.

Para ahli kesehatan telinga di sana memperkirakan, anak-anak generasi sekarang ini bakal lebih awal mengalami presbiakusis, yakni ketulian akibat usia lanjut, sekitar usia 40an. Normalnya, kondisi ini baru muncul sekitar usia 60-70 tahun...

Kenapa sih suara keras bisa merusak pendengaran kita???
Suara yang masuk ke telinga diteruskan sel-sel rambut yang terletak pada koklea (rumah siput). Sel-sel rambut ini fungsinya untuk menangkap frekuensi suara dan meneruskannya ke pusat persepsi pendengaran di otak.

Nah, suara berfrekuensi lebih dari 80 desibel (frekuensi suara dari earphone mencapai 95 desibel) dapat membuat sel-sel rambut kelelahan. Sel-sel rambut yang terlalu lelah ini lama-kelamaan bisa rusak dan menurunkan fungsi pendengaran kita. Awalnya hanya sebentarsaja. Tetapi, bila kebisingan terus berlangsung, kerusakannya bisa permanen total.

Jadi, pokoknya jangan terlalu sering menggunakan earphone. Jika kamu ingin mendengarkan lagu lewat earphone, cukup dengarkan di saat lengang dan sepi. Karena, jika kamu mendengarkan earphone di saat suasana sedang ramai, kamu akan cenderung berusaha mengalahkan suara di sekitar dengan memasang volume setinggi-tinggimungkin. Padahal, tingkat suara di earphone tidak akan mengalahkan suara bising di sekitar.

No comments:

Post a Comment